Gravity Roller Conveyor: 6 Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya

Gravity roller conveyor adalah salah satu sistem konveyor yang memanfaatkan gaya gravitasi untuk memindahkan barang dari satu titik ke titik lain tanpa menggunakan motor atau tenaga listrik. Sistem ini umum digunakan di gudang, pabrik, dan fasilitas logistik untuk mempercepat proses pemindahan barang, mengurangi tenaga kerja, dan meningkatkan efisiensi operasional. Meskipun terlihat sederhana, penggunaan gravity roller conveyor sering kali menimbulkan masalah jika tidak diterapkan dengan benar. Artikel ini membahas enam kesalahan umum yang terjadi dalam penggunaan gravity roller conveyor serta cara menghindarinya, berdasarkan praktik industri dan data terkini.


1. Salah Menentukan Kemiringan Rollers

Kesalahan:
Seringkali, pengaturan kemiringan roller pada gravity roller conveyor terlalu curam atau terlalu landai. Jika kemiringan terlalu curam, barang bisa bergerak terlalu cepat, berisiko menabrak dan merusak produk. Jika terlalu landai, barang sulit bergerak dan menghambat aliran produksi.

Cara Menghindari:

  • Tentukan kemiringan roller berdasarkan berat dan ukuran barang. Standar industri biasanya antara 1,5% hingga 3%.

  • Lakukan pengujian awal sebelum penggunaan penuh untuk memastikan kecepatan aliran aman.

  • Gunakan roller dengan lapisan anti-slip untuk barang yang licin atau ringan.

Untuk memastikan barang bergerak dengan kecepatan yang tepat, penting untuk memahami panduan kemiringan rollers yang tepat.


2. Mengabaikan Pemeliharaan Rutin

Kesalahan:
Gravity roller conveyor sering dianggap tidak memerlukan perawatan karena tidak menggunakan motor. Akibatnya, roller bisa berkarat, macet, atau aus, yang mengganggu aliran barang dan menimbulkan downtime.

Cara Menghindari:

  • Lakukan pemeriksaan rutin setiap minggu untuk memastikan roller bebas dari kotoran dan karat.

  • Olesi bearing dengan pelumas sesuai rekomendasi pabrik.

  • Ganti roller yang aus atau rusak segera agar tidak menimbulkan kerusakan pada barang.

See also  Pompa Banjir Rumah: Waspada! 5 Pilihan Ampuh Atasi Genangan

3. Memilih Roller yang Tidak Sesuai dengan Beban

Kesalahan:
Beberapa perusahaan menggunakan roller yang tidak sesuai kapasitas beban, baik terlalu ringan maupun terlalu berat untuk barang yang diangkut. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada roller atau bahkan risiko keselamatan bagi pekerja.

Cara Menghindari:

  • Hitung berat rata-rata barang yang akan dipindahkan.

  • Pilih roller dengan kapasitas beban 20–30% lebih tinggi dari berat maksimum barang untuk memastikan keamanan.

  • Gunakan roller baja untuk barang berat, dan roller plastik atau aluminium untuk barang ringan.


4. Tidak Memperhatikan Jarak Antar Roller

Kesalahan:
Jarak antar roller yang terlalu lebar atau terlalu rapat dapat menimbulkan masalah. Jarak terlalu lebar membuat barang ringan tersangkut, sedangkan jarak terlalu rapat meningkatkan biaya tanpa menambah efisiensi.

Cara Menghindari:

  • Sesuaikan jarak roller dengan ukuran barang. Umumnya, jarak antara 60–100 mm ideal untuk barang dengan ukuran standar industri.

  • Gunakan roller modular agar jarak dapat disesuaikan dengan jenis barang yang berbeda.


5. Meletakkan Conveyor di Area yang Tidak Sesuai

Kesalahan:
Menempatkan gravity roller conveyor di area yang tidak stabil, licin, atau terlalu sempit bisa menyebabkan kecelakaan dan kerusakan barang. Lingkungan yang tidak sesuai juga mempercepat kerusakan roller.

Cara Menghindari:

  • Pastikan lantai area conveyor rata, bersih, dan kuat untuk menahan beban.

  • Sediakan ruang yang cukup di sekitar conveyor agar pekerja dapat mengakses barang dengan mudah.

  • Hindari area dengan kelembapan tinggi kecuali roller terbuat dari bahan anti-karat.


6. Mengabaikan Sistem Pengendalian Aliran Barang

Kesalahan:
Beberapa fasilitas hanya menaruh gravity roller conveyor begitu saja tanpa memperhitungkan sistem pengendalian aliran barang. Akibatnya, barang bisa menumpuk di ujung conveyor, menimbulkan bottleneck, atau merusak barang.

See also  7 Mini Conveyor Terbaik 2025 untuk Industri Manufaktur & Logistik

Cara Menghindari:

  • Gunakan stopper atau brake roller di ujung conveyor untuk mengontrol laju barang.

  • Pertimbangkan penggunaan conveyor tambahan atau chutes untuk mengarahkan barang secara tertib.

  • Implementasikan SOP untuk memastikan pekerja menata dan mengambil barang dengan aman dan teratur.


Kesimpulan

Gravity roller conveyor adalah solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi pemindahan barang, tetapi kesalahan dalam pemilihan, pemasangan, dan pemeliharaan dapat menimbulkan masalah serius. Enam kesalahan umum yang sering terjadi meliputi: salah menentukan kemiringan roller, mengabaikan pemeliharaan rutin, memilih roller tidak sesuai beban, jarak roller tidak tepat, menempatkan conveyor di area yang tidak sesuai, dan mengabaikan sistem pengendalian aliran barang.

Dengan mengikuti panduan praktis di atas, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan gravity roller conveyor, meningkatkan produktivitas, meminimalkan kerusakan barang, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Untuk pemahaman lebih lanjut tentang manfaat dan penerapan conveyor di lini produksi, Anda juga dapat membaca 10 manfaat penting roller conveyor untuk lini produksi yang membahas keuntungan sistem conveyor secara lebih mendalam.

Leave a Comment